PANGKALPINANG – Pemilik dan pengelola media di Pangkalpinang dibuat resah, sehingga mempertanyakan kejelasan kerja sama publikasi di Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Salah satu wartawan senior sekaligus pemilik media suarabangka.com, Wahyu Kurniawan, mengatakan sampai awal bulan Maret 2026 ini kerja sama publikasi yang biasanya dikelola Dinas Kominfo belum ada kejelasan.
“Biasanya bulan Februari atau Maret itu kerja sama sudah mulai, ini sampai sekarang belum ada. Pak Wali atau Dinas Kominfo perlu memberikan penjelasan, karena kami sudah mendaftar via aplikasi dan media kami dinyatakan memenuhi syarat untuk kerja sama dengan Pemkot,” ujar pria yang juga menjabat Sekretaris Dewan Kehormatan (DKP) PWI Bangka Belitung ini.
Menurut Wahyu, pada tahun-tahun sebelumnya rekan-rekan wartawan dan pemilik atau pengelola media diberikan penjelasan tentang jumlah anggaran dan pola kerja sama publikasi di Dinas Kominfo Kota Pangkalpinang.
“Tolong Pak Wali Kota atau Dinas Kominfo memberikan penjelasan terkait anggarannya berapa? Mekanisme kerja sama publikasinya bagaimana? Ini penting, supaya semuanya transparan,” tuturnya.
Senada dengan Wahyu Kurniawan, wartawan sekaligus pemilik media realita.news, Replianto, juga sepakat mendorong agar Walikota Pangkalpinang atau Kepala Dinas Kominfo memberikan penjelasan terutama terkait kerja sama publikasi di Pemkot Pangkalpinang.
“Betul, saya sepakat dengan Wahyu. Terkait keluhan banyak rekan-rekan wartawan soal anggaran dan kerja sama publikasi di Pemkot, memang sebaiknya ada penjelasan langsung dari Pak Wali atau Dinas Kominfo,” tegas Replianto, yang juga menjabat Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Babel.
Sementara Walikota Pangkalpinang dan Kepala Dinas Kominfo masih dalam upaya konfirmasi. (*)









